Rabu, 05/09/2018 11:10 WIB
Beijing - Pemerintah Jepang melanjutkan negosiasinya dengan Amerika Serikat (AS) untuk pengecualian embargo minyak terhadap Iran yang mulai berlaku November depan.
Portal berita Jepang, Jiji News, mengatakan, pejabat Kementerian Perdagangan Jepang baru-baru ini dan pada sejumlah kesempatan bersama para pejabat Gedung Putih telah membahas pengecualian dari sanksi.
Laporan itu muncul di tengah rumor yang dipublikasin media barat bahwa Jepang kemungkinan akan mengakhiri pembelian minyak dari Iran Oktober tahun ini.
Imbas Perang Iran, Tingkat Kepuasan Trump Anjlok 35 Persen
AS Alihkan 44 Kapal, Iran Ancam Tembak Kapal Perang di Selat Hormuz
Tepis Tuduhan Ancaman Siber dari AS, Korut: Tidak Logis
Namun demikian, media Jepang melaporkan, negosiator perdagangan Jepang yang bernegosiasi dengan AS tentang pengecualian sanksi tidak menyetujui larangan membeli minyak dari Iran.
Laporan itu bebeda dengan media bara yang menyatakan, Jepang berhenti membeli minyak dari Iran. Sejauh ini perusahaan-perusaan Jepang belum ada yang memberi komentar tentang menghentikan pembelian atau membuat keputusan untuk tujuan ini.
IRNA melansir, Jepang sangat bergantung pada impor minyak mentah dari Timur Tengah. Menurut statistik, Tokyo telah memasok hampir 5,3 persen minyaknya dari Iran pada 2017.
Keyword : Jepang Amerika Serikat Iran minyak