Sabtu, 25/08/2018 17:40 WIB
Jakarta - Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan bahwa hubungan Turki-Rusia semakin kuat dan dalam. Hal itu disampaikan Putin saat bertemu di Moskow dengan diplomat top Turki bersama dengan menteri pertahanan dan kepala intelijennya.
"Hubungan kami dengan Turki menjadi lebih dalam dan lebih bermakna, menjadi lebih dalam di bidang kerjasama ekonomi, dalam mengatasi sejumlah masalah yang terkait dengan masalah-masalah regional," kata Putin dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar dan Hakan Fidan, kepala National Intelligence Organization (MIT).
Dalam pertemuan yang disiarkan secara nasional, Putin juga menyebutkan akan terus membangun kerjasama dan menjaga hubungan dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Rusia dan Turki bersama dengan negara-negara lain telah membuat kemajuan serius dalam menyelesaikan krisis Suriah.
Gagal Pindah ke Besiktas, Mo Salah Didekati Trabzonspor
Fenerbahce Tertarik Datangkan Marcus Rashford
Perempuan Hamil Tewas usai Jatuh dari Balkon, Suami Korban Ditahan
"Terima kasih atas upaya negara-negara kami dengan keterlibatan negara-negara lain yang tertarik, khususnya, maksud saya Iran, kerjasama kami dengan PBB, dengan negara-negara Eropa, dengan Amerika Serikat - kami telah berhasil membuat kemajuan serius dalam menyelesaikan Krisis Suriah, "katanya.