Rabu, 08/08/2018 17:35 WIB
Gresik - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimis jika sektor pertanian dikelolah dengan baik, maka angka kemiskinan terbangkas, dan kesejahteraan petani meningakat.
Demikian kata Menteri Amran pada acara Grand Launching Taman Teknologi Pertanian (TTP) Plus Gresik, Gresik Utara, Jawa Timur, Rabu (8/8).
Amran mengatakan, saat ini angka kemiskinan di desa telah menurun. Penurunan itu karena pertumbuhan ekonomi meningkat. Dan salah satunya penopang terbesar pertumbuhan tersebut adalah sektor pertanian.
"Pertumbuban ekonomi sektor pertanian naik 4,78 persen yang biasanya hanya 3 persen," terang Amran.
Awal 2026, Bapanas Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Terkendali
AMSI Anggap Gugatan Mentan Amran Preseden Buruk Pers
Tempo Bantah Klaim Kementan, Sebut Sudah Jalankan PPR Dewan Pers
Penurunan angka kemiskinan di bawah kepemimpinan Jokowi-JK sebesar satu digit, kata Amran, merupakan pertama dalam sejarah. "Itu tidak bisa dipungkiri."
Menurut Amran ada beberapa komoditas pertanian yang membanggakan Indonesia saat ini. Salah satunya, jagung. Sebelumnya, komoditas inj diimpor sekira 36 juta, namun keadaan sudah berbalik.
Kedua, adalah bawang merah. Komoditas ini juga merupakan langgangan impor, dari Thailand dan India, kini juga sudah di ekspor.
Ketiga adalah, telur ayam pertama kali dalam sejarah Indonesia tembus ke pasar Jepang. Selain itu, komoditas domba juga sudah dieksor ke Negeri Jiran menggantikan posisi Australia.
Keyword : Kementan Andi Amran Sulaiman