Minggu, 05/08/2018 14:59 WIB
Jakarta – Mustayar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Najib Abdul Qodir mengultimatum Presiden Jokowi terkait kepastian menggaet Muhaimin Iskandar (Cak Imin) sebagai cawapres.
Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta itu memberi waktu kepada calon petahana tersebut hingga dua hari ke depan. Jika tidak, kiai NU mengancam akan membuat poros baru.
Menko PM Beberkan Peran Strategis Koperasi dalam Pemberdayaan Masyarakat
Menko PM Pastikan BPJS Kesehatan Dinikmati Masyarakat Tanpa Diskriminasi
Cak Imin: Jujur Ini Periode PBNU Paling Gagal
Keyword : Pilpres 2019 Presiden Jokowi Cawapres Muhaimin Iskandar