Kementan Siapkan Daging Kurban Sejak Tiga Tahun

Sabtu, 04/08/2018 10:10 WIB

Jakarta -  Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman  mengatakan, kebutuhan daging selama Idul Adha tersedia, dan harganya pun terjangkau. Palalnya Kementeian Pertanian (Kementan), telah menyiapkan sejak tiga tahun lalu.

"Harga daging sangat aman," tegas Amran di usai penyerahan Mobile Corn Dryer (pengerin jagung) di halaman Gedung Pusat Informasi Agribisnis (PIA), Kementan, Jakarta, Jumat (3/8) kemarin.

"Kita tahu ada gerakan SIWAB selama tiga tahun. Tapi sapi untuk kurban sudah kita persiapkan tiga tahun sebelumnya, bukan dari sekarang. Sapi SIWAB tidak boleh berkeliaran di Indonesia kalau tidak bisa bunting," sambungya.

Hasilnya, sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Pada 2017  populasi sapi hanya 13 juta ekor, 70 tahun setelah Indonesia merdeka. Namun, tiga tahun Presiden Joko Widodo, produksi sapi dalam negeri meningkat menjadi 16,8 juta ekor.

"Hampir 4 juta ekor. Artinya produksi sapi hari ini dengan inseminasi buatan itu 1 juta lebih per tahun. Dulu hanya 200 ribu ekor. Artinya naik 500 persen," lanjutnya.

Bukan hanya itu, lanjut pria kelahiran, Bone Sulawesi Selatan, sapi hasil SIWAB ternyata memilii bobot dua kali lebih berat dibandingkan sapi lokal biasa.

"Dulu sapi lokal itu separuh bobotnya daripada sekarang. Limosin, Belgian Blue bahkan bobotnya bisa dua ton. Artinya dua kali lipat di bandingkan sapi loka. Artinya nilai bobotnya sekarang di atas 1,5 juta ekor per tahun. Tapi populasinya satu juta," tutup Amran.

TERKINI
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja?