Militer ZimbabwE Tembaki Demontrasi Oposisi

Kamis, 02/08/2018 08:01 WIB

Jakarta - Suara tembakan terdengar santer, saat tentara dengan kendaraan lapis baja dan helikopter militer membubarkan pendukung oposisi Zimbabwe yang melancarkan aksi demontrasi.

Dikabarkan, tiga orang tewas saat tentara mengenakan penutup wajah  membubarkan aksi menuduh partai berkuasa melakukan kecurangan pada pemilihan Presiden.  

Aksi terjadi usai Nelson Chamisa, pemimpin oposisi dari Gerakan Perubahan Demokratik menyatakanmemenangkan suara populer dalam pemilu.

Para pendukung Chamisa membakar ban-ban di jalanan. Mereka menyerang polisi anti huru-hara di dekat Komisi Pemilihan Zimbabwe (ZEC). Kemudian polisi menembakkan meriam air dan gas air mata.

"Saya melakukan aksi protes damai, tapi malah  dipukuli tentara," kata Norest Kemvo yang terlihat mengalami  luka-luka di wajah dan tangan kanannya.

Komisi pemilihan Zimbabwe akan mengumumkan hasil pemilihan presiden pada Rabu (1/8). Namun jadwal itu dimundurkan 24jam. Para pengamat Uni Eropa menyatakan penundaan itu merusak kredibilitas pemilu.

TERKINI
Kenali Penyebab Kipas Laptop Berisik dan Cara Mengatasinya Ketika Hunnies Bisa Seruput Bihunku Sambil Bertemu JKT48 Alasan Rasulullah Menganjurkan Makan Sambil Duduk Kisah Sayyidah Asiyah Selamatkan Bayi Musa dari Firaun