Menteri Eko: Jokowi akan Naikkan Dana Desa jadi Rp85 Triliun

Selasa, 31/07/2018 20:35 WIB

Yogyakarta - Presiden Joko Widodo terus berusaha untuk terus meningkatkan anggaran dana desa setiap tahunnya sejak bergulirnya pada 2015 lalu. 2019 mendatang, Jokowi masih berusaha tingkatkan jadi Rp85 triliun.

Demikian disampaikanMenteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dalam acara dialog nasional 2018 dengan tema indonesia maju bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya di Gedung Serba Guna Siyono, Gunung Kidul, Yogyakarta, Selasa (31/7).

Eko menyampaikan bahwa kucuran dana desa pada 2015 sebesar Rp20,7 triliun, lalu ditingkatkan menjadi Rp40,9 triliun pada 2016. Kemudian pada 2017, dana desa kembali ditingkatkan menjadi Rp60 triliun dan pada 2018 sebesar Rp60 triliun.

"Insya allah tahun depan dana desa akan dinaikan dari Rp60 triliun menjadi Rp73 triliun. Tapi, ternyata presiden masih berusaha untuk menaikkan lagi dana desa itu menjadi Rp85 triliun. Jadi kita doakan mudah-mudahan keuangan negaranya cukup agar tahun depan dana desanya bisa Rp85 triliun," katanya.

Mendes juga menyampaikan bahwa Jokowi selalu berpesan agar dana desa yang jumlahnya sangat besar tersebut untuk selalu dikawal dan dijaga agar bisa bermanfaat untuk pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat desa.

Terbukti bahwa dampak dari dana desa sangat besar dalam percepatan pembangunan desa dan meningkatkan ekonomi di desa. Adapun dampak dari dana desa tersebut yakni sebagai penunjang aktivasi ekonomi masyarakat dengan membangun sekitar 123.858 kilometer jalan desa, 781.258 meter jembatan, 6.576 unit pasar desa, tambatan perahu sebanyak 2.960 unit, 28.830 unit irigasi, 3.111 unit sarana olahraga dan pembangunan embung sebanyak 1.971 unit.

Bukan itu saja, dana desa juga berdampak dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan membangun 67.094 penahan tanah, 38.331 sarana air bersih, 112.003 MCK, 5.402 polindes, 38.217.065 meter drainase, 18.177 paud, 11.574 posyandu dan pembangunan sumur sebanyak 31.122 unit.

"Alhamdulillah 3 tahun ini pemanfaatan dana desa sudah melihatkan hasilnya. Kita juga melihat telah terjadi penurunan kemiskinan yang cukup signifikan. Terutama didesa yang angka kemiskinannya menurun cukup besar," katanya.

"Tahun ini tingkat kemiskinannya menyentuh singel digit yakni 9,8 persen. Kalau ini bisa terus kita pertahankan, maka dalam 5 tahun kedepan jumlah orang miskin didesa akan jauh lebih kecil daripada di kota. Demikian juga penurunan stunting juga cukup besar," sambungnya.

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas