Minggu, 29/07/2018 14:40 WIB
Tehran - Ketua Komite Revolusioner Tertinggi Yaman, Mohammad Ali Al-Houthi mengatakan, angkatan udara negara itu akan segera berperang dengan agresor Arab Saudi-Amerika Serikat
Melalui akun Twitternya, Houthi mengatakan, pejuang Yaman akan segera menghadapi petarung koalisi pimpinan Saudi dan sekutu mereka.
Dengan demikian, bangsa Yaman akan dapat mempertahankan ruang udaranya sendiri.
Pada Kamis, tentara Yaman dan komite populer di wilahayah menyerang Bandara Internasional Abu Dhabi menggunakan pesawat tanpa awak, Sammad-3 mereka.
AS Cabut Lisensi Perizinan Penjualan Minyak Iran
Pochettino Buka Suara Usai AS Tersingkir di Piala Dunia
25 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas Sepekan Terakhir
Yaman juga menyerang kilang perusahaan ARAMCO di Riyadh pekan lalu dengan pesawat tak berawak jarak jauh, Sammad-2.
Warga Yaman telah berada di bawah serangan besar-besaran oleh koalisi selama lebih dari tiga tahun tetapi Riyadh belum mencapai tujuannya di Yaman sejauh ini.
Sejak Maret 2015, Arab Saudi dan beberapa sekutu Arabnya melakukan serangan udara mematikan terhadap gerakan Houthi Ansarullah untuk mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden buron Abdrabbuh Mansour Hadi, sekutu Riyadh.
Lebih dari 14.000 warga Yaman, termasuk ribuan wanita dan anak-anak tewaa dalam kampanye militer yang mematikan.
Keyword : Yaman Arab Saudi Amerika Serikat Houthi