Sabtu, 28/07/2018 19:54 WIB
Tehran - Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Hashmatullah Falahatpisheh, mengatakan, jalan diplomasi antara Teheran dan Washington sudah ditutup.
"Jalan diplomasi antara Teheran dan Washington telah tertutup. Oleh karena itu para pejabat kedua negara hanya dapat melontarkan pernyataan satu sama lain," tarang Falahatpisheh menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terkait sanksi AS terhadap Iran.
Terkait pernyataan ancaman serangan AS terhadap Iran, Falahatpisheh menilai bahwa tak ada kemungkinan berperang antara Washington dan Teheran, sebab peperangan antara kedua negara akan menyebar ke seluruh dunia.
Kepada Kantor Berita Buruh Iran, ILNA, Falahatpisheh menanggapi sebuah pertanyaan yang ditujukan kepadanya terkait rencana Iran mengambil langkah menutup Selat Hormuz jika AS menghalangi penjualan minyak Iran.
Venezuela Sebut Kesepakatan Minyak dengan AS Berlaku Selama 25 Tahun
Qalibaf Bantah Klaim AS soal Ekonomi Iran, Singgung Biaya Perang Rp2.000 T
Iran Transfer Pendapatan Minyak Rp133 Triliun ke Bank Sentral
"AS telah melanggar hukum internasional dan Washington akan bertanggung jawab atas itu," jelasnya.
Keyword : Iran Amerika Serikat minyak