Jum'at, 27/07/2018 05:55 WIB
Washington - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa sepakat meringankan ancaman perang dagang setelah Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, bertemu dengan Presiden AS, Donald Trump di Washington.
Trump berjanji AS tidak akan mengenakan tarif impor mobil-mobil Eropa. Padahal sebelumnya ia mengatakan akan memungut pajak tambahan pada aluminium dan baja impor.
"Inilah sebabnya mengapa kami sepakat hari ini, pertama-tama, untuk bekerja sama menuju tarif nol, nol hambatan non-tarif, dan nol subsidi pada barang-barang industri non-otomotif," kata pernyataan kedua pemimpin itu, dikutip dari Al Jazeera, Kamis (26/7).
"Kami juga akan bekerja untuk mengurangi hambatan dan meningkatkan perdagangan dalam layanan, bahan kimia, farmasi, produk medis, serta kedelai," sambungnya.
Iran Tuntut AS Bayar Ganti Rugi atas Dampak Sanksi Ekonomi
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan 160 Orang, Lebih dari 680 Masih Hilang
Meta Jelaskan Pemblokiran Akun WA, Komdigi Minta Pemulihan Dipercepat
Uni Eropa mengatakan akan mengimpor lebih banyak gas alam cair (LNG) dari AS untuk membuat pasokan energinya lebih beragam.
Pengumuman ini terjadi dua minggu setelah Trump mengkritik Jerman karena mengimpor sejumlah besar LNG dari Rusia dan mengklaim Jerman ditawan Rusiakarena ketergantungannya pada energi.
Beberapa bulan terakhir, Trump juga memulai sengketa perdagangan dengan China setelah AS menerapkan tarif. Ia mending Beijing melakukan praktik perdagangan tidak adil.
Untuk membantu petani yang terkena imbas perang dagang, pemerintah AS mengumumkan paket bantuan multi-miliar dolar bagi petani AS. Uang itu ditujukan untuk melindungi petani dari perselisihan Presiden AS Donald Trump dengan Cina dan mitra dagang terkemuka lainnya.
Keyword : Uni Eropa Amerika Serikat Iran China