Sepi Peminat, Film Termahal di China Ditarik dari Bioskop

Selasa, 17/07/2018 20:01 WIB

Jakarta - Film dengan produksi termahal di China, Asura terpaksa ditarik dari bioskop-bioskop lantaran penghasilan dari pemutaran film tersebut tak mencapai target.

Dilansir BBC, film fantasi ini menelan biaya produksi sebesar 750 juta yuan (sekitar Rp1,6 triliun). Namun film tersebut hanya menghasilkan kurang dari 50 juta yuan (Rp107,5 miliar) pada pembukaannya.

Film Asura mengeluarkan biaya produksi yang mahal lantaran menggunakan efek khusus yang rumit, serta dibintangi aktris-aktris ternama dan kru besar. Bahkan film ini didukung oleh beberapa perusahaan film terbesar China, termasuk Alibaba Pictures, Zhenjian Film Studio dan Grup Film Ningxia.

Selain kurangnya penonton, film ini juga menerima ulasan yang mengerikan pada saat dirilis. Situs rating Douban hanya memberinya skor 1,5 bintang dari 5.

Sekarang, para produsen berencana untuk mengolah kembali film tersebut dan merilisnya lagi di kemudian hari untuk mengurangi kerugian 700 juta Yuan.

Perwakilan untuk Zhenjian Film mengatakan bahwa keputusan ini dibuat bukan hanya karena box office yang buruk. Namun berencana untuk membuat beberapa perubahan pada film dan merilisnya lagi.

Asura didasarkan pada mitologi Buddha dan menceritakan kisah dewa-dewa berkepala tiga. Awalnya film direncanakan sebagai seri pertama.

Jika Asura gagal menghasilkan lebih banyak uang setelah dirilis ulang nantinya, maka kerugiannya akan menjadi salah satu yang terburuk dalam sejarah box office.

TERKINI
Tata Cara dan Keutamaan Puasa Sunah di Bulan Dzulhijjah 1447 H Ramalan Romantis Aries, Taurus, dan Gemini Bulan Ini Lima Rekomendasi Buku Nonfiksi yang Cocok untuk Zodiak Taurus Berbagai Peristiwa Bersejarah di Dunia Tanggal 7 Mei