180.000 Anak Terlantar di Selatan Suriah

Sabtu, 07/07/2018 16:45 WIB

Ankara - Badan Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengungkapkan, sebanyak 180.000 anak-anak terpaksa mengungsi dengan minim perlindungan, tempat tinggal dan bantuan.

Dalam laporan yang dirilis pada Jumat (6/8), UNICEF mengaku telah menerima laporan mengerikan dari selatan Suriah. Termasuk kematian satu keluarga di Kota Daraa.

Menurut UNICEF, upaya untuk mencapai solusi damai atas pertempuran yang sedang berlangsung di Suriah tampaknya telah gagal.

"Bantuan dan perlindungan kemanusiaan bukanlah suatu hak istimewa atau kemewahan. Itu adalah hak fundamental bagi setiap anak laki-laki dan perempuan Suriah," kata Geert Cappelaere, Direktur Regional UNICEF untuk wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA), dalam pernyataannya.

Cappelaere mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan bantuan kemanusiaan untuk pihak-pihak yang paling menderita dari krisis.

"Jika kita secara kolektif gagal dalam tugas ini, anak-anak akan terus membayar harga terberat perang," katanya.

TERKINI
Kelompok Houthi Yaman Ancam Serang Kapal Israel Selat di Bab al-Mandab Mendes Bertemu KSP Bahas Upaya Penuntasan Desa Tertinggal di 30 Kabupaten PM Inggris Dilaporkan akan Larang Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun Baleg DPR: Penetapan Lahan Pertanian Harus Berdasarkan Kondisi Faktual