Jum'at, 06/07/2018 18:01 WIB
Wina – Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Utusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Federica Mogherini, memimpin pertemuan perdana komisi bersama JCPOA yang akan membahas proposal UE ke Iran, setelah penarikan diri Amerika Serikat (AS).
Dilansir dari Kantor Berita IRNA, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif yang mengepalai delegasi Iran bertemu dengan Mogherini, sekutu Rusianya Sergey Lavrov, Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada Jumat (6/7) pagi.
Sementara anggota Uni Eropa E3 + 2 lainnya (Prancis, Jerman, Inggris, Rusia, dan China) menggelar pertemuan bilateral dalam kesempatan tersebut.
Pertemuan kali ini tidak dihadiri oleh Sekretaris Negara untuk Urusan Luar Negeri dan Persemakmuran Inggris, Boris Johnson. Boris dijadwalkan menghadiri pertemuan kabinet tentang Brexit.
Balas Serangan Rudal, Militer AS Gempur Puluhan Target Garda Revolusi Iran
Harga Minyak Dunia Mulai Turun Meski Konflik AS-Iran Meluas
Iran Klaim Sukses Hantam Pangkalan Udara AS di Yordania
Zarif dilaporkan berangkat ke Wina pada Kamis (5/7) malam untuk mengambil bagian dari pertemuan para menteri luar negeri anggota JCPOA tersebut.
Ini merupakan pertemuan kedua pasca keluarnya AS dari kesepakatan nuklir Iran 2015. Pertemuan diagendakan membahas proposal yang akan diajukan oleh UE kepada Iran, guna memastikan kepentingan ekonomi Iran tak terpengaruh oleh keluarnya AS.