Kamis, 05/07/2018 20:21 WIB
Tehran - Komandan Pasukan Quds (IRGC), Qassem Soleimani berterima kasih kepada Presiden Iran, Hassan Rouhani karena dengan berani menanggapi rencana Amerika Serikat (As) mengurangi penjualan minyak Iran.
Rouhani yang baru saja melakukan kunjungan dari Austria dan Swiss pada Kamis mengancam, jika Iran tidak akan dapat mengekspor minyaknya, maka tidak ada satupun negara di wilayah Teluk Persia juga dapat melakukannya.
"Memotong minyak Iran akan berarti memotong minyak di kawasan itu," kata Rouhani pada awal minggu ini, seperti dilaporkan Tehran Time, Kamis (5/7).
PBB Desak Evakuasi 6.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Teheran Peringatkan Inggris Soal Konsekuensi Dukungan Serangan AS
Iran Sebut Siap Hadapi Skenario Musuh dan Lanjutkan Serangan
"Tidak akan berarti bahwa Iran tidak dapat mengekspor minyaknya, sementara yang lain di kawasan itu bisa. Lakukan jika kamu bisa, dan lihat konsekuensinya!," sambunya.
Dalam suratnya kepada Rouhani, Jenderal Soleimani memuji presiden Iran atas tanggapannya yang keras terhadap ancaman Negeri Paman Sam itu. Ia mengatakan, "Anda adalah Rouhani yang kami kenal dan yang seharusnya."Keyword : Iran teluk persia Amerika Serikat minyak