Hacker China Dituding Susupi Satelit Asia Tenggara

Kamis, 21/06/2018 13:25 WIB

Jakarta - Satelit operasional komunikasi, pencitraan geospasial, dan kontraktor pertahanan  di Asia Tenggara dan Amerika Serikat, dikabarkan telah disusupi malware yang bersumber dari grup hacker China yang menamai "thrip".

penyusupan itu sengaja dirancang agar menginfeksi komputer yang digunakan untuk memantau dan mengendalikan satelit. "Sasaran hacker ke sisi  operasional perusahaan, kemudian mencari komputer yang memiliki software untuk mengawasi dan mengendalikan satelit," papar  perusahaan  Symantec dalam blognya.

Dengan penyusupan itu, maka sangat memungkinkan kelompok "thrip" akan mengganggu. Tak hanya itu, Muncul juga kekhawatiran kalau malware ini digunakan untuk melakukan sabotase atau mengacaukan data geospasial.

"thrip"  menerapkan taktik yang disebut "living off the land". Ini  untuk menyamarkan kegiatannya di komputer korban. Caranya dengan  memanfaatkan fitur sistem operasi atau perangkat administrasi jaringan untuk maasuk ke jaringan korban tanpa menimbulkan kecurigaan.

Cara kerjanya hacker ini cukup lihai dan tidak tercurigai. Mereka menyatu dengan jaringan. "Hanya bisa ditemukan dengan kecerdasan buatan yang bisa mengidentifikasi dan menandai gerakan mereka," jelas CEO Symantec Greg Clark.

Diungkap Symantec, telah melacak grup ini sejak 2013 dan beroperasi di luar China. Tapi serangannya sulit dilacak.

TERKINI
Bacaan Doa untuk Orang Tua Lengkap dengan Artinya Hari Orang Tua Sedunia Setiap 1 Juni, Ini Sejarah dan Makna di Baliknya 20 Contoh Ucapan Hari Lahir Pancasila, Cocok untuk Postingan Medsos Peringatan Hari Lahir Pancasila Setiap 1 Juni, Ini Sejarahnya