Pernyataan PM Kanada Bikin AS Geram
Senin, 11/06/2018 10:32 WIB
Jakarta - Respon Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau terkait pemberlakuan tarif baru impor baja dan Aluminium ke Amerika Serikat, membuat pihak AS Geram. Pasalnya, Trudeau mengancam akan membuat tarif khusus untuk barang AS yang masuk ke Kanada.
Pada tanggal 31 Mei, AS mengumumkan untuk memberlakukan tarif 25 dan 10 persen pada baja dan aluminium masing-masing pada tiga mitra dagang terbesarnya yakni
Kanada, Meksiko dan Uni Eropa (UE).
Tak terima hal tersebut,
Trudeau berbicara dalam sebuah konferensi pers setelah KTT G7, di mana dia mengatakan bahwa
Kanada akan bergerak maju dengan langkah-langkah pembalasan mulai dari 1 Juli sebagai tanggapan terhadap keputusan
Trump untuk memberlakukan tarif perdagangan 25 persen pada aluminium dan baja pada sekutu terdekatnya
Kanada, Meksiko, dan Uni Eropa.
Bahkan sebelumnya, PM
Kanada menyebut tarif perdagangan itu `menghina dan tidak dapat diterima` dan mengumumkan bahwa negara itu akan mengenakan tarifnya sendiri atas barang-barang AS sebagai pembalasan.
Bereaksi terhadap hal yang sama, penasihat ekonomi utama
Trump, Larry Kudlow mengatakan "
Trudeau benar-benar menusuk kita dari belakang, jika mengambil langkah tersebut," katanya.
Sebelumnya, Presiden AS juga merespon rencana PM
Kanada tersebut dengan menyebut bahwa apa yang dilakukan
Trudeau adalah tindakan "bodoh" yang bisa mempengaruhi perdagangan kedua negara.
TERKINI
MUI Ingatkan Potensi Percaloan di Balik Wacana War Tiket Haji
Trump Sebut Perang dengan Iran akan Segera Berakhir
Legislator PKS: Terjadi Ketimpangan Dalam Pengelolaan Mudik 2026
Hukum Mencuri karena Kelaparan, Apakah Diperbolehkan dalam Islam?