Kamis, 07/06/2018 12:30 WIB
Tel Aviv - Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) mengumumkan pada Rabu (6/6) kemarin, akan menuntut Palestina ke FIFA pasca gagalnya laga persahabatan Israel melawan Argentina, yang sedianya digelar akhir pekan mendatang.
Wakil Presiden IFA Rotem Kamer menuding Palestina telah melakukan `teror sepak bola`, dengan menyerukan protes terhadap Argentina.
"Kami melihatnya sudah melewati batas, dan kami tidak bisa menerimanya," ujar Kamer dilansir dari Times of Israel, pada Kamis (7/6) pagi.
"Kami akan mengirim keluhan resmi ke FIFA dan komite disiplin untuk mengambil tindakan," imbuhnya.
Dorong Gencatan Senjata, Trump Sebut Israel dan Lebanon Bertemu Hari Ini
Tak Cuma Mengecam, Begini Balasan Italia usai Pasukannya Diserang Israel
Netanyahu Kritik Sindiran Erdogan soal Gencatan Senjata Iran
Seperti diketahui, Argentina membatalkan laga persahabatan terakhir pra-Piala Dunia lawan Israel. Alasan pembatalan tersebut diketahui karena militer Israel menyerang demonstran Palestina di Gaza.
"Sayangnya kami tidak bisa datang ke Israel dalam situasi saat ini," ujar Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina Claudio Tapia di Barcelona.
"Ini bukan tentang komunitas Israel atau Yahudi, tapi keputusan ini diambil sebagai kontribusi perdamaian," jelasnya.
Tiket perdayangan Israel melawan Argentina sudah hanis terjual. Namun laga ini ditentang oleh aktivis pro Palestina pada Selasa lalu. Beberapa demostran tampak membawa jersey Argentina bernoda darah.