Senin, 04/06/2018 05:03 WIB
Jakarta - Ancaman teror bom terhadap Gedung DPR oleh terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di kampus Universitas Riau (UNRI) seharusnya menjadi data intelijen.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, melalui pesan singkatnya, Jakarta, Minggu (3/6). Menurutnya, ancaman teror bom kepada lembaga negara seharusnya diinvestigasi secara menyeluruh terkait kebenaran informasi tersebut.
Penembakkan Dekat Gedung Putih, Satu Tersangka Tewas
UEA Perbarui Daftar Teroris, Masukkan 16 Individu dan 5 Perusahaan
Selat Hormuz Diblokade Lagi, Menteri UEA Desak Iran Buka Akses Tanpa Syarat
Keyword : Teroris Target DPR Terorisme Fahri Hamzah