Rabu, 30/05/2018 11:10 WIB
Moskow - Jurnalis senior Rusia Arkady Babchenko yang kerap mengkritisi kebijakan Moskow di Suriah dan Ukraina, ditembak mati. Demikian penuturan pejabat Ukraina pada Selasa (29/5) malam.
Kantor berita Ukraina mengatakan, Babchenko ditembak dari belakang, di rumahnya, lalu meninggal di ambulan saat dilarikan ke rumah sakit.
Jurnalis yang pernah memuat tulisan berjudul `Pelecehan Politik Putin di Rusia` di harian Guardian pada 2017 silam itu menceritakan pemboman Rusia di Aleppo, Suriah, untuk membunuh warga sipil.
Berdasarkan keterangan polisi di Kiev, ibu kota Ukraina, Babchenko ditemukan di luar apartemennya, dengan kondisi tubuh bersimbah darah.
Menteri PPPA Ajak Semua Pihak Aktif Lindungi Perempuan dan Anak
Trust Pesantren Melemah, NU: Antara Diam, Lelah dan Jalan Pulang
Israel Provokasi Indonesia! Jurnalis yang Diculik Dilecehkan Militer
Sementara Kementerian Luar Negeri Rusia berbalik menyalahkan Ukraina atas kejadian itu. Dilansir dari Reuters, peristwa tersebut dinilai sebagai serangan bersenjata.
"Tingkat kekerasan fisik dan pembunuhan para pekerja media di Ukraina berkembang secara konsisten, namun belum ada hukuman yang ditimpakan kepada pelaku," demikian pernyataan Kemlu Rusia.