Jum'at, 25/05/2018 13:16 WIB
Jakarta - Terdakwa kasus serangan teror bom Thamrin, Oman Rochman alias Aman Abdurrahman menegaskan, agama islam tidak pernah mengajarkan kekerasan. Dia juga mengatakan, tidak pernah menyerukan kepada para pengikutnya untuk menyerang aparat meski dia menganggap aparat dan pemerintah kafir.
"Walau saya mengkafirkan aparat negara ini dan pemerintah, tapi sampai detik belum pernah menyebarluaskan seruan kepada saudara kami untuk menyerang aparat. Karena bertentangan dengan dalil dan hadis," kata Aman saat membacakan pembelaan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (25/5).
Ilmuwan Temukan 600.000 Protein Mikroba Pemakan Plastik di Seluruh Bumi
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Terancam Krisis Avtur, Uni Eropa Siapkan Rencana Darurat
Keyword : Teroris Aman Abdurrahman ISIS