Senin, 21/05/2018 02:50 WIB
Jakarta - Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim meminta Perdana Menteri Malaysia yang baru Mahathir Mohammad untuk menindaklanjuti kasus penyelidikan dugaan korupsi Najib Razak secara independen.
Anwar Ibrahim mengatakan sudah menyampaikan permintaan tersebut beberapa hari yang lalu. Ibraham berharap pemerintahan baru ini dapat independen, tidak seperti pemerintahan periode PM Najib Razak.
"Jangan tekan dan jangan menghukum sebelum kita melakukan penyelidikan yang rapi dan mengikuti jalur hukum jangan ulangi apa yang mereka lakukan ke saya," ujar Anwar Ibrahim di Jakarta pada Minggu.
Dia pun berharap hakim yang akan mengadili kasus korupsi Najib Razak itu independen, bersih dan juga adil. Dia pun meminta Mahathir untuk menggunakan jaksa terbaik dan tidak mengalami tekanan.
KPK Dalami Pengondisian Outsourcing oleh PT RNB di Pekalongan
KPK Panggil Komisaris Loco Montrado Terkait Korupsi Pengolahan Anoda Logam
KPK Periksa Sudewo Sebagai Tersangka, Dalami Penerimaan Fee Proyek DJKA
"Ikuti jalur hukum," tegas dia.
Mahathir pun, kata dia, berjanji akan membershkan Badan Kehakiman Malaysia yang selama ini dinilai tidak independen dan adil.
Usai Najib Razak kalah dalam Pemilu, banyak pihak mendesak agar pemerintahan berikutnya menindaklanjuti penyelidikan kasus dugaan skandal korupsi Razak. Beberapa waktu lalu kepolisian menggeledah dan menyita barang pribadi Najib Razak. (aa)
Keyword : Najib Razak Malaysia Anwar Ibrahim korupsi