Minggu, 13/05/2018 15:42 WIB
Tel Aviv - Sejumlah pesawat tempur milik Israel menggempur Jalur Gaza pada Minggu (13/5). Militer mengatakan ledakan yang terdengar di sepanjang Jalur Gaza, merupakan hasil operasi Israel di sana.
Dilansir dari Memo, serangan di Gaza terjadi setelah Israel mengumumkan penutupan perbatasan Karem Shalom (Karem Abu Salem, Red) antara Israel dan Jalur Gaza, sampai pemberitahuan lebih lanjut.
"Karena penghancuran Penyeberangan Kerem Shalom di sisi Palestina, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman menyetujui untuk menutup jalur tersebut," demikian kata militer Israel.
Menurut penuturan saksi mata, pesawat tempur Israel menargetkan area terbuka di Kota Beit Hanoun di Jalur Gaza Utara. Sumber medis mengatakan, tidak ada korban dalam peristiwa ini.
Hizbullah Beri Lima Syarat Gencatan Senjata dengan Israel
Hizbullah: Gencatan Senjata Tidak Bisa Sepihak, Janji Balas Serangan Israel
Warga Palestina Tewas Ditembak Israel di Dekat Hebron
Ketegangan di perbatasan Israel-Palestina makin menguat sejak 6 Desember tahun lalu, yakni ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donad Trump mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Sejak demonstrasi di perbatasan dimulai pada 30 Maret, setidaknya sudah 48 warga Palestina tewas oleh bom martir dan serentetan tembakan senapan Israel.