Jum'at, 11/05/2018 07:55 WIB
Jakarta - Setelah utusan Dewan Keamanan PBB berkunjung ke Bangladesh dan Myanmar, maka mendesak Pemerintahan Myanmar segera melakukan penyelidikan terbuka atas tuduhan kekerasan terhadap sebagian besar warga Rohingnya di Rakhine. Tak hanya itu, segera membuka pintu bagi penyaluran bantuan ke negara bagian itu.
Beberapa negara termasuk Inggris dan Amerika Serikat mengecam tindakan kekerasan itu. Mereka anggap sebagai pembersihan suku kecil Rohingya. Namun Myanmar membantah melakukan pembersihan suku.
PBB Minta Pengungsi dan Pencari Suaka Tak Dipolitisasi
Diplomat AS "Walkout" dari Pertemuan PBB gegara Kritik Prancis
Guterres Bakal Jadi Pemimpin PBB Pertama Kunjungi Suriah sejak 2011
Keyword : Rohingya Dewan Keamanan PBB Myanmar