Rabu, 02/05/2018 02:04 WIB
Jakarta - Penyebab gangguan penglihatan terbanyak di seluruh dunia adalah gangguan refraksi yang tidak terkoreksi sebesar 42 persen, diikuti oleh katarak 33 persen dan glaucoma 2 persen. Sedang sebesar 18 persen tidak dapat ditentukan dan 1 persen adalah gangguan penglihatan sejak masa kanak-kanak.
Gangguan penglihatan memiliki dampak negatif pada aktivitas harian yang memerlukan fungsi penglihatan seperti mobilitas, keikutsertaan dalam kegiatan sosial dan ranah kualitas hidup lainnya.
Takziah ke Desa Petir Dramaga, Tommy Kurniawan Diserbu Warga
Gangguan GPS Ancam Penerbangan, Legislator Minta Otoritas Bertindak Cepat
Puan Soroti Pelemahan Rupiah, Minta Pemerintah dan BI Perkuat Mitigasi
Keyword : mata gangguan penglihatan