Ledakan Bom di Afganistan Tewaskan 29 Orang

Senin, 30/04/2018 18:46 WIB

Jakarta - Setidaknya 29 orang tewas di ibukota Afganistan dalam dua serangan bom oleh kelompok teror Islamic State Iraq and Syria (ISIS), Senin (30/04).

Ledakan pertama terjadi di daerah Shashdarak di Kabul, dekat gedung kedutaan Amerika Serikat dan pemerintah Afganistan.

Ledakan kedua terjadi ketika seorang penyerang, menyamar sebagai juru kamera, meledakkan bahan peledak dan menewaskan sedikitnya delapan wartawan.

Radio Free Europe mengatakan tiga dari wartawannya, Abadullah Hananzai, Maharram Durrani dan Sabawoon Kakar tewas dalam serangan tersebut.

Menurut Presiden Afghanistan, serangan tersebut melukai warga sipil, jamaah di masjid, dan sejumlah wartawan yang sedang berada di lokasi kejadian.

"Aksi teroris ini bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan hak asasi manusia,” ujar Ashraf Ghani dilansir UPI.

Kedutaan Besar AS di Afghanistan mengutuk serangan tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan biadab.

"Kami berduka bagi mereka yang dibunuh, termasuk wartawan pemberani yang membela kebenaran dalam menghadapi kekerasan," kata Duta Besar AS John Bass di Twitter.

Dalam beberapa pekan terakhir, serangan bom bunuh diri lainnya telah melanda Afganistan. Pada 22 April, seorang pembom bunuh diri ISIS menewaskan sedikitnya 57 orang dan melukai lebih dari 100 orang di sebuah tempat pendaftaran pemilih di Kabul. Sehari kemudian, serangan Taliban terkoordinasi di dua kota menewaskan sedikitnya 16 petugas keamanan.

TERKINI
7 September 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini Kalah 1-2 dari Arsenal, The Blues Gagal Pertahankan Rekor Sempurna MU Ditahan Everton 2-2, Carrick: Kami Sangat Kecewa Sesko Kecewa Gol Debutnya untuk MU Tak Berbuah Kemenangan