Minggu, 29/04/2018 11:20 WIB
Jakarta - Beredar kabar dokter Pakistan yang dipenjara setelah diduga membantu pasukan Amerika Serikat (CIA) memburu Osama bin Laden akan dibebaskan. Kabar itu tercium setelah Shakil Afridi dipindahkan oleh otoritas penjara dari Adiala di Rawalpindi, dekat ibukota Islamabad.
Shakil Afridi dituduh melakukan pengkhianatan dan dikurung setelah menjalankan program vaksin palsu yang membantu CIA mengkonfirmasi keberadaan pemimpin al-Qaeda di kota Abbottabad. Sampel itu membuka jalan bagi Angkatan Laut AS pada 11 September.
Pejabat yang berbicara dengan syarat anonimitas mengatakan, kepusan itu bisa menjadi langkah yang berhubungan dengan keamanan tetapi tidak mengesampingkan kemungkinan pembebasan.
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat
Menhut Dorong Produk Kehutanan RI Kuasai Pasar Amerika, Kayu Dijamin Legal
Afridi ditangkap beberapa hari setelah serangan AS tahun 2011. Ia dijatuhi hukuman 23 tahun penjara karena membiayai terorisme. Keyakinan itu dibatalkan pada 2013, tetapi ia masih menjalani hukuman untuk keyakinan terkait terorisme lainnya.
Ia juga menghadapi sidang pembunuhan terkait kematian seorang pasien lebih dari satu dekade yang lalu. Namun, Nadeem mengatakan Dr Afridi baru-baru ini telah menjatuhkan hukumannya hingga tujuh tahun terakhir dalam tindakan grasi, dan telah melayani sekitar jumlah waktu itu.
"Jadi saya pikir dia bisa dibebaskan segera," terangnya (reuters/aljazera)Keyword : Osama bin Laden Shakil Afridi Amerika Serikat