Jum'at, 27/04/2018 08:07 WIB
Washington - Senat Amerika Serikat mengukuhkan Mike Pompeo sebagai Menteri Luar Negeri di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, pada Kamis (26/4) atau Jumat pagi WIB.
Pompeo, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) akan segera melakukan perjalanan untuk bertemu dengan sekutu-sekutu kunci AS di Eropa dan Timur Tengah.
Ini bukan perjalanan pertama Pompeo. Tiga pekan lalu Trump mengutusnya ke Korea Utara untuk bertemu dengan Kim Jong Un, jelang pertemuan puncak antara Kim dan Trump untuk membahas program nuklir Pyongyang.
Beberapa saat setelah Pompeo disumpah sebagai menteri luar negeri, Departemen Luar Negeri AS mengatakan Menlu baru itu akan melakukan lawatan ke Arab Saudi, Jordania dan Israel selama akhir pekan ini. Sebelum lawatan tersebut, ia dijadwalkan menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada Jumat di Brussel.
Tok! Parlemen AS Sepakat Hentikan Aksi Militer terhadap Iran
AS Kawal Puluhan Kapal Dagang Lintasi Selat Hormuz
Iran Bersihkan 50 Akses Terowongan Setelah Serangan AS-Israel
Pompeo memilih tiga negara di Timur Tengah itu untuk dikunjungi karena melihat perkembangan semua hal yang sedang terjadi, menurut juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert, kepada para wartawan. Iran kemungkinan akan masuk dalam agenda pembicaraan selama lawatannya di Timur Tengah.
Diketahui, Trump paling lambat pada 12 Mei akan memutuskan apakah AS akan menerapkan kembali sanksi-sanksi ekonomi atas Iran. Langkah itu akan menjadi pukulan terhadap kesepakatan nuklir yang dicapai pada 2015 antara Iran dan enam negara kuat.
Pompeo akan melakukan pertemuan dengan Raja Saudi Salman, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Raja Jordania Abdullah, kata Nauert.
Ia akan diharuskan untuk segera menangani berbagai tantangan internasional, termasuk konflik-konflik yang telah berlangsung lama di Suriah, Iran dan Afghanistan, serta politik perluasan China di Asia dan ketegasan Rusia.
Washington sedang bekerja sama dengan sekutu-sekutu Eropa, seperti dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Angela Merkel, menyangkut kemungkinan untuk memperkeras perjanjian nuklir dengan Iran. (Ant)
Keyword : Mike Pompeo Menteri Luar Negeri Amerika Serikat