Kamis, 26/04/2018 09:01 WIB
Beijing - Seorang ilmuwan China menyimpulkan bahwa situs uji nuklir Korea Utara sebagian besar sudah runtuh. Kondisi ini membuatnya berpotensi tak bisa lagi digunakan.
Punggye-ri, merupakan tempat yang kerap digunakan Korut untuk melakukan uji coba nuklir sejak 2006. Namun kawasan tersebut sudah runtuh pada September lalu karena gempa.
Dilansir dari BBC, penelitian terbaru ini diterbitkan oleh Universitas Sains dan Teknologi China (USTC), dan akan dipublikasikan dalam Geophysical Research Letters, yakni jurnal American Geophysical Union dalam beberapa hari mendatang.
"Keruntuhan terjadi di dekat vertikal menuju pusat uji coba nuklir," demikian bunyi kesimpulan tersebut.
Soroti Ancaman Nuklir di Asia-Pasifik, Indonesia Dorong Implementasi TPNW
Tekanan China Paksa Presiden Taiwan Batalkan Kunjungan ke Eswatini
Latihan Perang di Pasifik Barat, China Masuki Area Milik AS
Situs Punggye-ri terletak di daerah pegunungan di utara-timur Korea Utara. Sementara serangkaian tes telah dilakukan dalam sistem terowongan yang digali di bawah Gunung Mantap.
Peneliti utama penelitian ini, Prof Wen Lianxing mengatakan, kelayakan situs uji Korut tidak akan dimasukkan dalam makalah yang akan diterbitkan. Wen tak menyebutkan alasannya.
Keyword : China Korea Utara Nuklir