Rabu, 25/04/2018 08:40 WIB
Moskow - Rusia berencana membawa 17 warga Suriah `sehat wal afiyat` ke Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda. 17 warga tersebut kabarnya berperan dalam video serangan kimia di Douma, Suriah.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan ITV News, Duta Besar Rusia untuk Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) Alexander Shulgin mengatakan hal itu bertujuan membuka kedok, atas kabar bohong yang dihembuskan Amerika Serikat dan sekutu tersebut.
Dia mengatakan Rusia telah menemukan tujuh dari 17 warga Suriah yang akan dibawa ke Den Haag, berperan sebagai korban sekarat dalam video yang diviralkan oleh kelompok pekerja penyelamat White Helmets.
Video palsu itu, kata Dubes Rusia, dimaksudkan untuk memancing respon dunia internasional, bahwa orang-orang sangat menderita setelah terkena serangan kimia, yang diduga diluncurkan oleh pemerintah Suriah dan Rusia.
Wakil Presiden AS: Tidak Ada Bukti Iran Masih Tutup Selat Hormuz
Trump Perkenalkan Pesawat New Air Force One, Hadiah dari Qatar
Trump Sebut Ukraina takkan Terjadi jika Rusia Masih di G8
Berdasarkan informasi yang diperoleh Rusia, tujuh warga Rusia itu mengaku bahwa mereka mendapatkan pengarahan khusus di markas OPCW.
Sepert diketahui, serangan kimia di Douma, Suriah diduga menewaskan 75 pria, perempuan dan anak-anak. Kabar itu memicu serangan balasan oleh AS, Inggris dan Prancis.
Keyword : Suriah Serangan Kimia Amerika Serikat Rusia