Selasa, 24/04/2018 02:02 WIB
Jakarta - Banyak perempuan saat ini yang sudah sadar pentingnya pendidikan dan mampu memiliki karier cemerlang. Namun, ketika dihadapkan pada permasalahan yng berkaitan dengan keseharan reproduksi seperti usia menikah, jarak antara kelahiran, dan keputusan untuk memiliki berapa banyak anak seringkali kemerdekaan sebagai perempuan terbelenggu.
Banyak hal yang menghalangi karena masih dipengaruhi oleh streotipe, mitos, dan juga kultur yang ada. Karena itu, penting bagi perempuan untuk menyadari haknya agar turut menentukan keputusan terkait diri dan tubuhnya, antara lain dengan cara memiliki perencanaan kehamilan yang matang.
Li Claudia Chandra, Wajah Pemimpin Perempuan Inovatif di KWP Awards 2026
Marak Kekerasan Perempuan di Ruang Digital, Komdigi Perketat Pengawasan
Langka! Perempuan Ini Alami Alergi Air, Kulit Terkena Air Muncul Biduran
"Efeknya bisa jangka panjang lho, tidak hanya ke kondisi psikis dan mental si istri tetapi juga kehidupan rumah tangga menjadi tidak harmonis," ungkap Febria.
Keyword : perempuan perencanaan kehamilan