Minggu, 22/04/2018 14:15 WIB
Beijing - China menegaskan akan menyambut baik keinginan Amerika Serikat datang ke Negeri Tirai Bambu, dalam membicarakan polemik perdagangan dan ekonomi kedua negara.
Pernyataan itu disampaikan tak lama setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin berencana datang ke China untuk membahas masalah tersebut.
"China telah menerima informasi bahwa AS akan datang ke Beijing untuk mambahas masalah ekonomi dan perdagangan. China menyambut ini," kata China dilansir dari laman resmi Kementerian Perdagangan China.
Sebelumnya, Steven Mnuchin berencana akan mengunjungi China dalam waktu dekat ini. Menurut Mnuchin, ini merupakan langkah yang ditempuh AS untuk meredakan ketegangan perdagangan kedua negara.
Wanita di China Lempar Uang Setara Rp2,5 Miliar dari Balkon Apartemen
China Anggap Wajar Aktivitas Militer dekat Perairan Taiwan
Australia Amankan Pasokan 100 Juta Liter Diesel dari Brunei dan Korsel
Seperti diketahui, AS mengancam memberlakukan tarif impor hingga $150 miliar untuk China, supaya Negara Tirai Bambu itu mengubah kebijakan industrinya. Washington beralasan hal itu demi memperoleh kekayaan intelektual AS.
"Sebuah perjalanan sedang dalam pertimbangan," kata Mnuchin kepada awak media, dilansir dari Reuters, pada Minggu (22/4) ini.
"Saya tidak akan berkomentar tentang waktu, saya juga tidak memiliki konfirmasi apapun. Masih pertimbangan," jelasnya.
Mnuchin juga menolak memberikan jawaban saat ditanya kesepakatan apa yang dia harapkan sepulang dari China. Dia meminta seluruh pihak menunggu hasil pertimbangan pemerintah dalam hal ini.
Keyword : Amerika Serikat China Tarif Baru Impor