Minggu, 22/04/2018 13:53 WIB
Washington - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Steven Mnuchin berencana akan mengunjungi China dalam waktu dekat ini. Menurut Mnuchin, ini merupakan langkah yang ditempuh AS untuk meredakan ketegangan perdagangan kedua negara.
Seperti diketahui, AS mengancam memberlakukan tarif impor hingga $150 miliar untuk China, supaya Negara Tirai Bambu itu mengubah kebijakan industrinya. Washington beralasan hal itu demi memperoleh kekayaan intelektual AS.
"Sebuah perjalan sedang dalam pertimbangan," kata Mnuchin kepada awak media, dilansir dari Reuters, pada Minggu (22/4) ini.
"Saya tidak akan berkomentar tentang waktu, saya juga tidak memiliki konfirmasi apapun. Masih pertimbangan," jelasnya.
AS Desak Parlemen Taiwan Segera Sahkan Anggaran Pertahanan
Momen Donald Trump dan Istri Dievakuasi Usai Terdengar Suara Tembakan
New York Terancam Banjir Ekstrem, 4,4 Juta Warga Berisiko Terdampak
Mnuchin juga menolak memberikan jawaban saat ditanya kesepakatan apa yang dia harapkan sepulang dari China. Dia meminta seluruh pihak menunggu hasil pertimbangan pemerintah dalam hal ini.
Minggu ini, IMF Managing Christine Lagarde memperingatkan bahwa perang dagang antara AS dan China akan merusak investasi dan pertumbuhan ekonomi dunia. Dalam konferensi pers, Sabtu (21/4) kemarin, Christine menyebut tidak akan ada pemenang dalam perang ini.
"Adalah penting sebagai komunitas global, kami membuka perdagangan, memastikan bahwa kami bekerja dalam sistem multilateral, dan memastikan tidak ada perselisihan. Perselisihan (AS-China) harus diselesaikan," kata Christine.
Keyword : Amerika Serikat China Impor