Palestina Minta Perlindungan PBB
Sabtu, 21/04/2018 19:42 WIB
Jakarta - Juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeinah mengatakan Palestina akan mendekati Dewan Keamanan PBB untuk mendesak perlindungan internasional bagi warga Palestina di bawah pendudukan Israel.
Dalam sebuah pernyataan pers pada Jumat, Abu Rudeinah menyerukan kepada masyarakat internasional untuk bersuara guna mengakhiri agresi Israel pada rakyat Palestina sebagaimana dilaporkan kantor berita Palestina WAFA.
Dia mengatakan tindakan
Israel menimbulkan ancaman tidak hanya bagi rakyat
Palestina, tetapi juga untuk hukum internasional yang terus dilanggar
Israel setiap saat.
"Ketika pendudukan [
Israel] terus melanjutkan pelanggarannya terhadap rakyat
Palestina, termasuk pembunuhan para demonstran di Gaza, Yahudisasi Yerusalem, penangkapan, penyitaan tanah, serangan oleh para pemukim di Tepi Barat, pembakaran tempat ibadah, dan grafiti rasis, langkah politik pemerintah
Palestina kedepan akan difokuskan pada permintaan perlindungan, ”kata Abu Rudeinah.
Sejak demonstrasi di perbatasan Gaza-
Israel meletus pada 30 Maret, setidaknya 39 orang
Palestina telah tewas oleh tembakan
Israel, sementara ribuan lainnya terluka. Sebagian besar kematian disebabkan oleh peluru peledak.
Demonstran menuntut agar para pengungsi
Palestina diberikan hak kembali ke rumah mereka sejak terusir pada tahun 1948 untuk memberi jalan bagi pendirian
Israel.
Unjuk rasa itu adalah rangkaian dari demonstrasi enam minggu yang akan mencapai puncaknya pada 15 Mei. Hari tersebut menandakan 70 tahun pendirian
Israel yang disebut bangsa
Palestina sebagai "Nakba" atau "Malapetaka". (AA)
TERKINI
Deretan Pilihan Destinasi Wisata Long Weekend di Jabodetabek
Harga Avtur Melonjak, Maskapai Eropa Batalkan Sejumlah Penerbangan
Sergio Conceicao Spill Beratnya Melatih AC Milan
10 Ucapan Peringatan Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang Penuh Makna