Sabtu, 14/04/2018 18:11 WIB
Pasuruan - Pancasila merupakan buah pengorbanan umat Islam bagi bangsa dan negara Indonesia. Karena sebelumnya, sila pertama Pancasila, itu berbunyi ketuhanan yang maha esa, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya.
Begitu kata Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Mahyudin dihadapan warga yang menghadiri perayaan Maulid akbar Nabi Besar Muhammad SAW, yang dilaksanakan Majelis Maulid Watta`lim Raudhatussalaf, Pasuruan, Bangil, Jawa Timur, Sabtu (14/4).
Ikut hadir pada acara tersebut pengasuh Majelis Maulid Watta`lim Raudhatussalaf Habib Umar Abdullah Ahssegaf, Maulana syekh Afeefuddin Abdul Qodir Jaelani beserta habaib dan ribuan anggota masyarakat.
Mendapati kondisi tersebut sejumlah alim ulama berkumpul, berpikir dan beristikhoroh, hingga akhirnya mereka mengalah, semata-mata demi keutuhan NKRI.
Lima Ayat Al-Qur`an tentang Kemuliaan Nabi Muhammad
Rieke PDIP: Arsip Sejarah MPRS Jadi Ingatan dan Pedoman Masa Depan Republik
Ayat Al-Quran yang Menjelaskan tentang Maulid Nabi
"Pancasila adalah buah keihklasan umat Islam, yang mau mengalah, meski jumlahnya mayoritas," kata Mahyudin.
Karena kemauan mengalah, itulah hingga kini bangsa Indonesia tetap memiliki Pancasila, yang mampu mengayomi seluruh agama yang diakui di Indonesia.
Keyword : Warta MPR Mahyudin Maulid Nabi Bangil