Alasan Cak Imin Pilih Jokowi Ketimbang Prabowo
Kamis, 12/04/2018 19:10 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengaku lebih memilih untuk mendampingi Presiden Jokowi ketimbang Prabowo Subianto. Apa pertimbangannya?
Cak Imin menjelaskan, selain persamaan visi, amanah dari sejumlah kiai dan ulama menjadi pertimbangan lebih memilih menjadi calon wakil presiden (
Cawapres) untuk mendampingi
Presiden Jokowi ketimbang Prabowo.
"Banyak, karena aspirasi, karena persamaan saya mengusung beliau sejak 2014, visi, dan saya merasa mendapatkan amanah untuk melengkapi apa yang sudah dan yang akan berlangsung, amanah dari para kiai dan ulama untuk terus berusaha sekuat tenaga untuk melengkapi apa yang sudah dirintis dan dimulai oleh Pak Jokowi," kata Cak Imin, Jakarta, Kamis (12/4).
Cak Imin mengaku tetap optimis akan mendapat dukungan dari sejumlah partai koalisi untuk mendampingi
Presiden Jokowi pada kontestasi
Pilpres 2019 mendatang.
"Saya tidak mau berandai-andai, tapi tetap optimis. Selagi belum diputus, saya masih optimis bersama Pak Jokowi," terangnya.
Sebelumnya, keputusan pengusungan Prabowo sebagai Capres diambil usai mendengarkan aspirasi seluruh kader Gerindra yang hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Jawa Barat, Rabu (11/4).
Untuk diketahui, PKB resmi mengusung pasangan Capres dan
Cawapres,
Presiden Jokowi dan
Muhaimin Iskandar (JOIN) dalam
Pilpres 2019.
“Saya nyatakan bahwa PKB pada
Pilpres 2019 akan mengusung Jokowi-
Muhaimin Iskandar yang disebut juga JOIN,” kata Cak Imin, saat meresmikan posko Jokowi-
Muhaimin Iskandar (JOIN) di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4).
TERKINI
Soroti Ancaman Nuklir di Asia-Pasifik, Indonesia Dorong Implementasi TPNW
Perkuat Layanan di Tanah Suci, Kemenhaj Hadirkan Aplikasi Kawal Haji
Tragis, Pegawai Dinas Gulkarmat DKI Wafat Diduga Tak Dapat Hak Cuti Lahiran
Jelang Hadapi PSIM, Pelatih Persija Targetkan Tiga Poin