Fahri Senang Shelter TKI di Bahrain Kosong

Selasa, 10/04/2018 16:07 WIB

Jakarta - Dalam rangkaian kunjungan muhibah DPR RI ke Bahrain, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan delegasi Parlemen Indonesia menyempatkan diri menemui beberapa pekerja migran yang sedang ditampung di Shelter TKI di KBRI.

Fahri dan delegasi melakukan dialog secara langsung dengan pekerja migran yang sedang diselesaikan masalahnya oleh Kantor Kedutaan. Tercatat ada empat orang pekerja migran saja yang sedang ditampung di Shelter TKI.

Ada Karmi dari Indramayu. Yang ingin pulang tapi belum ada ongkos untuk pulang. Ia melarikan diri dari rumah tempat kerjanya karena takut mau diperkosa keponakan majikan. Ada pekerja migran bernama Titi Nurhasanah dari Cianjur, yang kasusnya karena tidak dibayar majikan selama 15 tahun.

Pekerja migran lainnya, Irma Noviasari memiliki masalah yang berbeda. Wanita pekerja asal Sukabumi tersebut dituduh majikan berhutang, sehingga majikannya menuntut hutang tersebut. Sedangkan pekerja migran yang terakhir bernama Kulsum yang berasal dari Karawang. Ia tak tahan bekerja karena majikannya terlalu cerewet dan sering memarahi.

Fahri sendiri mengaku senang dengan kosongnya Shelter. Ia mengapresiasi kerja KBRI yang sangat responsif menangani masalah pekerja migran dan WNI yang jumlahnya sebesar 10.833 orang.

Fahri juga meyakinkan kepada Kedubes dan pekerja migran yang bermasalah, bahwa Wakil Ketua Parlemen Bahrain HE Ali Abdullah Al Aradi sudah menyatakan bahwa penegakan hukum di Bahrain dijamin tanpa memandang bulu. Semua masalah pekerja migran akan ditangani.

TERKINI
CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United Kualitas Sperma Capai Puncak di Musim Panas, Benarkah Pengaruhi Kesuburan?