Jum'at, 06/04/2018 08:40 WIB
Moskow - Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengultimatum Inggris supaya tidak `main api`, terkait pengusutan kasus percobaan pembunuhan terhadap mantan intelijen Rusia, Sergei Skripal dan putrinya Yulia Skripal.
"Kami telah memberi tahu rekan-rekan kami di Inggris, bahwa Anda bermain dengan api, dan Anda (nanti) akan menyesal," ujar Nebenzya saat berbicara di markas PBB, New York, Amerika Serikat.
Dilansir dari BBC, Nebenzya juga menuding Inggris sedang mendiskreditkan Rusia dengan menggunakan tuduhan tak berdasar itu. Sebab, sebelumnya Rusia sudah menegaskan tak terlibat dalam percobaan pembunuhan tersebut.
"Inggris berusaha mendiskreditkan dan bahkan mendelegitimasi Rusia dengan tuduhan tak berdasar," kata Nebenzya.
Unai Emery Kembali Buktikan Status Raja Kompetisi Eropa
Intelijen Eropa Sebut China Diam-Diam Latih Tentara Rusia
Momen Pemain Arsenal Merayakan Juara Liga Inggris
Menyikapi hal itu, Duta Besar Inggris untuk PBB Karen Pierce menyatakan Inggris siap bekerja sama dengan seluruh pihak kecuali Rusia, untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan.
Dia mengibaratkan permintaan Moskow untuk ikut ambil bagian dalam penyelidikan, seperti pelaku pembakaran yang menyelidiki api yang diciptakannya sendiri.
Keyword : Rusia Inggris Senjata Saraf