Pertama Kalinya, Malala Pulang ke Pakistan

Kamis, 29/03/2018 09:42 WIB

Islamabad - Peraih Nobel Perdamaian Malala Yousafzai kembali ke kampung halamannya, Pakistan untuk pertama kalinya sejak melarikan diri pada 2012 lalu.

Dilansir dari BBC, Malala kabarnya akan melakukan pertemuan khusus dengan Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi. Namun rincian perjalanannya sampai saat ini masih dirahasiakan.

Dalam sebuah video yang muncul di televisi Pakistan, tampak kedua orang tua Malala menunggu kedatangan sang anak di Bandara Internasional Benzir Bhutto, Islamabad. Bandara tersebut kini di bawah pengamanan ketat.

Laporan dari media setempat mengabarkan bahwa Malala akan berada di Pakistan selama empat hari. Dia ditemani oleh sejumlah pejabat dari Malala Fund.

"Belum dikonfirmasi apakah dia akan mengunjungi kampung halaman keluarganya di Swat, kawasan pedesaan di barat laut Pakistan," tulis BBC.

Seperti diketahui, Malala menjadi incaran militan Taliban setelah ketahuan menulis buku harian tentang pendidikan dan penindasan perempuan di Pakistan. Malala dituding `pro-Barat` dan mempromosikan budaya Barat di Pashtun.

Walhasil, pada 2012 lalu Malala berhasil keluar dari negara tersebut menuju Inggris. Bersama ayahnya, Malala mendirikan Malala Fund dengan tujuan merangkul perempuan di seluruh dunia untuk memperoleh pendidikan yang setara.

Dan atas perjuangannya, dua tahun kemudian Malala diganjar Nobel Perdamaian. Dia sekaligus menjadi orang termuda yang pernah mendapatkan nobel bergengsi tersebut.

TERKINI
Studi Global Ingatkan Konservasi Alam Tak Bisa Abaikan Warga Lokal Igor Tolic Tegaskan Persib Belum Bicara Soal Pesta Juara Di Hadapan Prabowo, Puan: DPR Dukung Program Pemerintah Selama untuk Rakyat Menlu Sugiono Kesulutan Cari Info WNI yang Ditahan Israel