Ketua MPR Dorong Santri Kuasai Iptek

Kamis, 29/03/2018 07:10 WIB

Bogor - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengungkapkan masa depan bangsa ditentukan oleh bagaimana sebuah bangsa bisa menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

"Sebuah bangsa maju bukan karena kaya sumber daya alam," ujar ujar Zulkifli Hasan di hadapan ribuan santri dan santriwati Pondok Pesantren Modern Daarul Uluum, Bogor, Jawa Barat, (28/3)

Ia mencontohkan Singapura tidak memiliki sawah, kebun karet, tambang, sawit, dan sumber daya alam lainnya namun mereka maju dan makmur. Sebab mereka menguasai ilmu pengetahuan.

Hal itu berbanding terbalik di Indonesia, meski kaya namun masih banyak orang miskin dan kesenjangan."Karena itu bila kalian tak sungguh-sungguh belajar maka kalian mensia-siakan masa depan," kata pria Lampung itu.

Ilmu bagi Zulkifli Hasan penting dikuasai. Meski demikian, diharapkan agar para santri dan santriwati memegang nilai-nilai luhur bangsa. Diakui sekarang nilai-nilai luhur bangsa ditinggalkan oleh masyarakat terutama generasi muda. Akibatnya generasi muda banyak yang tak peduli pada lingkungannya.

"Generasi jaman now kok nggak paham dan tahu lingkungan sekitarnya," ucapnya.

Untuk itu dirinya mengajak generasi muda memahami, peduli, dan empati terhadap apa-apa yang terjadi di lingkungan paling dekat hingga masalah kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan memuji peran santri dan pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa. Dalam era kemerdekaan, pesantren pun turut ambil bagian dalam mengisi ruang yang ada.

"Pesantren menjalankan amanat konstitusi yakni ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini merupakan tugas mulia," ujarnya.

Ditempat yang sama, Zulkifli Hasan menyebut pesantren yang berlokasi di Lido, Kabupaten Bogor, itu merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam terbaik di Indonesia.

Keyword : Warta MPR Iptek

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut Alasan 19 April Ditetapkan Sebagai Hari Hansip Nasional, Ini Sejarahnya