Jum'at, 23/03/2018 01:09 WIB
Harare - Untuk mengurangi kepadatan penjara, Presiden baru Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa mengampuni hingga 3.000 tahanan yang sebagian besar perempuan narapidana. Pemberitahuan pemerintahan setempat, inilah keputusan grasi pertama yang dikeluarkan.
Terakhir kali tahanan dibebaskan secara massal adalah pada Mei 2016 oleh Presiden Robert Mugabe ketika penjara berjuang memberi makan narapidana karena kekurangan dana dari pemerintah.
Kementrans dan 10 PTN Bangun Papua, Wamentrans: Perlu Pendekatan Adaptif
Kementrans Dukung Satgas PKH Selamatkan Rp11,4 Triliun dan Jutaan H Hutan
Gedung Putih Pecat Hakim yang Tolak Deportasi Mahasiswa Pro Palestina
Keyword : Grasi Zimbabwe Emmerson Mnangagwa Kasus Tahanan