Iran Tak Ingin Renegoisasi Kesepakatan Nuklir

Sabtu, 17/03/2018 14:38 WIB

Austria - Kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat, Britania, Tiongkok, Perancis, Rusia serta Jerman (P5+1) yang ditandatangani pada pertengahan 2015 tidak dapat direnegosiasikan. Demikian kata seorang pejabat Iran menegaskan.

Kantor berita IRNA mengutip Deputi Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi yang mengatakan bahwa usulan Amerika Serikat untuk melakukan tinjauan kembali kesepakatan nuklir tersebut tidak memiliki efek pada pengimplementasiannya.

"Mustahil bagi kami untuk melakukan pembicaraan atau negosiasi mengenai hal-hal tambahan dalam kesepakatan tersebut," ujar Araghchi.

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 14 Juli 2015 oleh Teheran dan negara-negara P5+1, yang terdiri dari negara-negara anggota permanen Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ditambah Jerman.

Persetujuan tersebut mengizinkan Iran untuk melanjutkan pengembangan nuklir untuk kepentingan masyarakat sipil dan sanksi ekonomi Iran dicabut.

Presiden Amerika Seriakat Donald Trump, berulang kali mengancam akan menarik diri dari kesepakatan disebabkan keberatan negara-negara Uni Eropa. (aa)

TERKINI
KPK Segel Ruang Kerja Dirjen Bea Cukai, Tapi Ada yang Lepas DPR Perkuat Sinergi dengan Kepala Desa untuk Dorong Pembangunan dari Desa Korban Tewas Banjir Nepal Tembus 1.410 Orang, 5.650 Lainnya Masih Hilang Wabah Ebola di Kongo Meluas, 3.226 Orang Tewas