Senin, 12/03/2018 07:04 WIB
Serpong - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, pengembangan Kopi Nusantara akan dibuat seperti program jagung yang saat ini sudah berhasil, bahkan sudah ekspor.
"Caranya semua pelaku usaha membagi habis pengembangan kopi ini berdasarkan wilayah kerja masing masing. Pelaku usaha bermitra dan membina petani kopi. Eksporter untuk membawahi penangkar bibit. Para petani berproduksi kopi dari hulu sampai hilir," jelasnya.
Kementerian Pertanian (Kementan) sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,2 triliun untuk mengembalikan kejayaan rempah termasuk di dalamnya adalah pengembangan kopi.
Studi: Minum Kopi Ternyata Tak Separah yang Dikira terhadap Kualitas Tidur
Ilmuwan Kembangkan Robot DNA "Cerdas" Bisa Berburu Kanker di Dalam Tubuh
4 Jenis Kopi Paling Populer di Indonesia, Mana yang Jadi Favoritmu?
Amran berharap Kepengurusan Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI) periode 2018-2022 dengan ketua Anton Apriantono, ada pergerakan yang progresif untuk mengembangkan Kopi Nusantara.
Selain itu, pria kelahiran Sulawesi Selatan itu berharap, kerjasama dengan DEKOPI akan menjadi langkah yang lebih mudah untuk mencapai tujuan bersama.
Untuk diketahui, pengukuhan pengurus DEKOPI periode 2018 -2022 ini dilakukan oleh Menteri Amran. Sebelum pengukuhan juga dibacakan ikrar dewan kopi yang diikuti oleh seluruh pengurus Dewan Kopi Indonesia.
Keyword : Kementan Amran Sulaiman Kopi