Ternyata Ketindihan Hanya Sekedar Mitos

Kamis, 08/03/2018 09:15 WIB

Jakarta - Kenapa sleep paralysis ini dikaitkan dengan hal-hal yang gaib? Ini disebabkan akan gejalanya yaitu tidak mampu menggerakkan anggota tubuh saat kita telah sadar, namun keadaan mata masih terpejam. Padahal sleep paralysis sebenarnya termasuk salah satu dari gangguan tidur.

Ketika kita tertidur, ada beberapa tahapan dan tahap terakhir adalah Rapid Eye Movement (REM). Yaitu tubuh secara otomatis akan mematikan seluruh fungsi otot terkecuali otot mata. Saat inilah tubuh kita siap untuk bermimpi.

Tetapi yang menjadi kendalanya ditahap REM ini adalah pikiran kita tetap tersadar, sehingga tubuh tidak dapat bergerak. Gejala inilah yang disebut sebagai sleep paralysis. Pikiran yang tetap tersadar ini dapat memunculkan fantasi dalam alam mimpi, karena itu kita berhalusinasi dan berpikiran bahwa itu nyata. Keadaan inilah yang acap kali dikaitkan dengan hal-hal mitos yang menyeramkan.

Tidak sulit menghindari sleep paralysis agar tidak terjadi. Anda dapat mengurangi rutinitas yang membuat Anda kelelahan, terutama 3 jam sebelum tidur. Usahakan mengatur posisi tidur dengan tidak terlentang. Karena dengan tidur terlentang lebih membesarnya resiko terjadinya sleep paralysis.

Tenangkan pikiran Anda menjelang tidur juga merupakan cara ampuh untuk menghindari gangguan dari tidur ini. Salah satu termudah menenangkan pikiran sebelum tidur adalah dengan cara berdoa. Karena dengan berdoa dapat memberikan keyakinan akan ketenangan dan terlindungi di dalam pikiran dan perasaan.

TERKINI
Kemdikdasmen Dorong Pemberdayaan Perempuan Tingkatkan Literasi Nasional Cara Daftar Penjaringan Data Guru Belum Bersertifikat Pendidik 2026 TKA SD Hari Kedua di Bantul Lancar, Diikuti 12.663 Peserta Kemdikdasmen Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan se-Provinsi Sultra