Minggu, 04/03/2018 17:50 WIB
Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) dan beberapa lembaga terkait menyusun strategi komunikasi dengan pendekatan `One Health.`Hal itu untuk mencegah dan mengendalikan penyakit zoonosis dan Penyakit Infeksi Baru (PIB) yang bersifat lintas sektor.
Direktur Kesehatan Hewan Fadjar Sumping Tjatur mengatakan, pendekatan `One Health` dalam menyusun strategi komunikasi diperlukan pada setiap tingkatan dalam pemerintahan sebagai bagian dari penguatan kapasitas pemerintah dalam mencegah dan mengendalikan penyakit di Indonesia.
Awal 2026, Bapanas Pastikan Stok Beras Aman dan Harga Terkendali
AMSI Anggap Gugatan Mentan Amran Preseden Buruk Pers
Tempo Bantah Klaim Kementan, Sebut Sudah Jalankan PPR Dewan Pers
"Karena memang yang kita urus kebanyakan satwa yang populasinya sudah terancam seperti gajah, badak, harimau sehingga begitu ada kejadian sudah pasti informasinya langsung tersebar," jelas Dedi.
Kegiatan yang melibatkan lintas sektor ini merupakan bagian dari program EPT2 kerjasama antara Ditjen PKH dengan FAO. Narasumber utama yang hadir yaitu, Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Data dan Informasi BNPB, Effendi Gazali, Dosen Ilmu Komunikasi UI, serta peserta yang merupakan perwakilan dari Kementerian Pertanian, Kemenko PMK, Kementerian Kesehatan, Kementerian LHK, pemerintah daerah, USAID, FAO, P&R, dan AIPEID.
Keyword : Kementan Amran Sulaiman One Health