Minggu, 04/03/2018 07:41 WIB
Jakarta - Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa petugas pemeriksaan bandara tidak mengizinkan power bank disimpan di dalam koper? Peristiwa berikut ini mungkin akan membantu kamu menemukan jawabannya.
Pada Minggu, 25 Februari 2018 lalu, penerbangan China Southern Airlines dari Guangzhou menuju Shanghai mengalami peristiwa tak mengenakkan. Ketika penumpang satu per satu mulai naik ke atas pesawat dan meletakkan koper mereka di atas kompartemen, tiba-tiba muncul api dari salah satu koper penumpang yang diketahui berisi power bank.
Walhasil pramugari yang berada tak jauh dari titik api, mencoba memadamkan api tersebut menggunakan air seadanya. Api berhasil dipadamkan, dan asap yang ditimbulkan memenuhi kompartemen.
Setelah mengalami penundaan selama tiga jam, akhirnya penumpang diarahkan ke atas pesawat lain.
Boeing Prediksi Pesawat Hemat Avtur Akan Mendominasi pada 2045
Jangan Langsung Dibuang, Kulit Buah Naga Ternyata Punya Khasiat Rahasia
Dorong Efisiensi Bahan Bakar Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026
Dilansir dari Travel Wire Asia, peristiwa itu terjadi karena power bank mengandung baterai Lithium-ion yang juga digunakan oleh perangkat elektronik lainnya, seperti ponsel, laptop, dan perangkat pribadi lainnya.
Namun karena punya risiko kebakaran, Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) telah melarang perangkat yang menggunakan baterai Lithium-ion masuk ke dalam koper.
Kendati demikian, bukan berarti power bank tak diperbolehkan sama sekali. Power bank tetap boleh dibawa ke atas pesawat, setelah melewati pemeriksaan keamanan.
Keyword : Maskapai Penerbangan Tips Power Bank