Senin, 19/02/2018 16:15 WIB
Jakarta - Penelitian terbaru menemukan, orang yang rutin minum beberapa gelas anggur (wine, Red) atau bir setiap malam, akan mampu hidup hingga usia 90 tahunan.
Dua gelas bir atau wine setiap hari, dapat mengurangi risiko kematian hingga 18 persen, ketimbang mereka yang tidak minum sama sekali. Bahkan dikatakan, mengonsumsi alkohol dalam kadar rendah merupakan satu dari lima faktor kunci untuk berumur panjang.
Sementara, kelebihan berat badan dan tidak sampai pada kegemukan (obesitas) juga mengurangi risiko kematian dini, meski hanya tiga persen.
Dilansir dari Daily Mail, Prof. Caludia Kawas asal University of California pada 2003 lalu melacak 1.700 orang yang berusia 90 tahun. Dalam penelitian yang dinamakan `90+study` itu, Kawas menemukan minum alkohol berkadar rendah dan kelebihan berat badan punya hubungan terkait.
FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Langkah Strategis Atasi Depresiasi Rupiah
Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah?
Ukraina Dituding Sebagai Akar Masalah Ketegangan Rusia dengan Eropa
Mereka yang menghabiskan waktu dua jam per hari untuk minum wine atau bir, memiliko risiko kematian dini 21 persen lebih rendah. sedangkan mereka yang minum 15 sampai 45 menit per hari memiliki risiko 11 persen lebih rendah.
"Saya belum menemukan penjelasan untuk itu, tapi saya benar-benar percaya bahwa minum alkohol berkadar rendah akan meningkatkan umur panjang," kata Kawas saat berbicara di Konferensi Tahunan Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan, di Austin, Texas.