Minta Cawapres Jokowi, Petisi Presiden PKS Harus Mundur

Minggu, 18/02/2018 01:59 WIB

Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Sohibul Iman (MSI) diminta mundur dari jabatannya. Hal itu menyikapi pidato MSI untuk mengajukan kader PKS sebagai calon wakil presiden (Cawapres) untuk mendampingi Presiden Jokowi.

Pidato MSI yang disampaikan dalam agenda Rembuk Nasional dan Ngaji Budaya Fraksi PKS Se–Indonesia di Yogyakarta pada 13–16 Februari 2018 itu menuai kecaman dari kader PKS.

Alhasil, petisi permintaan agar MSI pun beredar di change.org berjudul "MSI Harus Mundur Dari Jabatan Presiden PKS".

Dalam petisi tersebut terdapat pernyataan yang menyebut bahwa, pidato MSI dinilai telah menciderai proses penjaringan bakal capres dan cawapres yang sedang dilakukan partai.

"Mengabaikan dan melukai hati Kader dan Pengurus PKS yang mengiginkan kepemimpinan yang pro umat islam," tulis dalam petisi tersebut.

Selain itu, MSI juga dianggap melukai hati kader, simpatisan PKS dan umat islam. "Karena menjadikan partai-partai pendukung penista agama sebagai salah satu prioritas koalisi PKS di pilpres 2019," tulis dalam petisi itu.

Petisi ini diinisiasi seseorang bernama Salim Assegaf dan ditujukan kepada Ketua Majelis Syuro PKS, Pengurus PKS se-Indonesia, kader dan simpatisan PKS, dan Umat Islam di Indonesia.

TERKINI
Pedro Porro Terpilih Jadi Bek Terbaik Piala Dunia 2026 Lima Jenis Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung Anda 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Jadi Penyesalan di Alam Kubur Catat Ya! Ini Perbuatan yang Bisa Meringankan Siksa Kubur