Kamis, 15/02/2018 18:03 WIB
Jakarta - Cara Jerman mengatasi polusi udara tampaknya bisa ditiru oleh Indonesia. Jerman baru saja menguji coba kebijakan naik transportasi umum gratis, untuk mengurangi penggunaan mobil pribadi.
Tak semua kota di Jerman terkena kebijakan baru ini. Untuk sementara hanya Bonn, Essen, Herrenberg, Ruitlingen, dan Mannheim. Jika berhasil, kota lain yang bermasalah dengan polusi udara juga akan menyusul.
Seperti diberitakan oleh AFP sebelumnya, Berlin menjadi salah satu kota di Uni Eropa yang mengalami kesulitan dalam mengendalikan polusi udara. Jika gagal, maka Jerman akan dikenai denda berat melalui pengadilan Eropa.
Dilansir dari Ifl Science, kebijakan hampir serupa juga diterapkan oleh London. Walikota London, Sadiq Khan mengusulkan pendirian `zona emisi ultra-rendah`, yang akan mengenakan biaya tinggi, bagi pengguna kendaraan di pusat kota.
Hindari Minum Teh saat Bangun Pagi, Ini Risikonya untuk Lambung
Kasus Dengue di Indonesia Capai 30 Ribu, Sasar Usia Produktif
8 Tips Penting Bagi Jemaah Haji Indonesia saat Berada dalam Pesawat
Sebelumnya Beijing pernah melarang sebagian besar kendaraan melintas di pusat kota. Hasilnya, setelah kebijakan itu diberlakukan, Beijing memiliki langit biru dan indeks kualitas udara yang lebih sehat.
Keyword : Kesehatan Polusi Udara Jerman Transportasi Gratis