Rabu, 07/02/2018 08:02 WIB
Jakarta - BAE Systems mengumumkan pada Selasa bahwa mereka dipilih oleh Angkatan Laut Amerika Serikat untuk menyediakan peralatan dan layanan pendukung untuk Space and Naval Warfare Systems Center Atlantic.
Kontrak tersebut akan mendukung Space and Naval Warfare Systems Center Divisi Dukungan Joint Warfare Atlantic untuk membuat lapangan, menyesuaikan, dan mengoptimalkan berbagai sistem pengawasan kritis dan sensor misi.
Dilansir UPI, kontrak itu akan berlangsung selama lima tahun dengan nilai kesepakatan mencapai 180 juta dollar, atau sekitar Rp2,4 triliun.
Menurut Wakil Presiden BAE Systems, Mark Keeler, pihaknya akan memberikan peranan penting dalam mengatasi persoalan intelejensi yang mengancam AS.
Hari Jazz Internasional Setiap 30 April: Ini Sejarah, Makna, dan Tujuannya
Dua Nama Menguat di Bursa KSAL, Faktor Regenerasi Jadi Penentu
Momen Donald Trump dan Istri Dievakuasi Usai Terdengar Suara Tembakan
"Kami akan memainkan peran penting dalam memberikan solusi intelijen sepanjang waktu yang andal kepada pasukan garis depan kami untuk memastikan keamanan mereka dan bertahan melawan ancaman yang menghalangi keberhasilan misi," kata Keeler.
Keyword : Amerika Angkatan Laut BAE Systems