Dubes Palestina Nyatakan Penghormatan Rakyat Indonesia
Selasa, 30/01/2018 15:56 WIB
Jakarta - Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Alshoun menyatakan penghormatan kepada rakyat Indonesia karena telah membantu dan mendukung upaya kemerdekaan bangsa Palestina dari penjajahan Israel. Zuhair berharap bantuan dan dukungan bangsa Indonesia untuk Palestina bisa terus diberikan.
Hal itu disampaikan saat bertemu Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Ruang Kerja Ketua MPR, Gedung Nusantara III lantai 9, Kompleks MPR, Selasa (30/1). "Di Indonesia saya merasa seperti tinggal di rumah sendiri. Kami sangat menghargai aras bantuan yang sudah diberikan selama ini", katanya.
Zuhair juga menyampaikan keinginannya agar parlemen kedua negara bisa saling bertemu untuk membahas kondisi
Palestina terkini. Serta untuk mencari cara bagi upaya menuju perdamaian dan kemerdekaan
Palestina.
Sementara itu, Ketua MPR mengatakan, Indonesia dan
Palestina sudah menjadi sahabat sejak lama. Bahkan, bangsa dan negara Indonesia akan selalu mendukung kemerdekaan bagi
Palestina.
"Baru-baru ini saya bersama lima juta masyarakat Indonesia, berkumpul di Monas untuk menggelar dukungan bagi kemerdekaan bangsa
Palestina. Intinya sampai kapanpun, bangsa Indonesia akan teeus mendukung peejuangan bangsa
Palestina", kata Zulkifli Hasan.
Seluruh elemen, baik parlemen masyarakat maupun pemerintah Indonesia, kata Zulhaaan semua mendukung palestina. Karena itu, Zulkiflii menyambut baik, jika parlemen
Palestina, benar-benar ingin bertemu dan berdiakusi dengan parlemen Indonesia, terkait perkembangan terakhir di
Palestina.
"Pintu kami selaku terbuka, sampaikan saja kalau ada keluhan apapun, kami akan selalu senang untuk membantu. Contohlah dubes lama, dia sangat aktif sehingga kami mengenalnya dengan baik. Selamat bekerja, semoga sukses", kata Zulhasan.
TERKINI
Mengenal Tiga Tokoh Pencetus Piala Dunia, Siapa Saja?
Bukan Brasil, Ini Negara Pertama yang Menang Piala Dunia
Kilas Balik Lahirnya Piala Dunia: Ini Sejarah dan Fakta Menariknya
Mengapa 16 Juni Diperingati Hari Penyu Laut Sedunia? Ini Sejarahnya